3 Alasan Konflik Dalam Hubungan Tidak Selamnya Buruk

Bila mendengar kata “konflik” kamu pasti langsung membayangkan hal yang negatif. Dalam hubungan asmara, konflik kerap kali menjadi faktor suatu hubungan menjadi rengangan, bahkan sampai berpisah.

Meski sering menimbulkan hal negatif, konflik tidak selamanya buruk kok. Justru, hubungan yang di bumbui dengan sedikit masalah bisa menjadi lebih berkualitas loh. Dari pada bingung bagai mana konflik baik untuk hubunganmu, berikut ini ada beberapa alasan mengapa konflik bisa baik untuk hubungan.

Masalah Mengajarkan Kalian Cara Untuk Bersabar

Hubungan yang di jalani tanpa ada masalah tampaknya sangat monoton. Kesabaranmu dan pasangan baru bisa di uji saat masalah itu datang. Ketika emosi sudah tidak terbendung lagi, rasanya pasti ingin meluapkannya langsung.

Tapi, kamu yang sadar bahwa meledak-ledak saat emosi tidak akan menyelesaikan masalah, namun bisa memperparah  keadaan. Hal inilah kenapa setiap kalian ada konflik harus bisa bersabar dan menahan diri. Dengan begitu, kalian bisa menjadi sosok yang lebih dewasa serta lebih bijak dalam menyikapi suatu persoalan.

Bisa Menjadi Pendengar Yang Lebih Baik

Konflik yang terus berlanjut dalam hubungan biasanya tercipta dari ego yang tinggi dan pandangan yang sempit. Keyakinan yang besar bahwa dirimu benar, dan gengsi tinggi untuk menerima keadaan bahwa pasanganmu yang benar. Inilah yang membuat masalah jadi lebih rumit.

Komitmen saat kalian membangun hubungan, membuat kalian lebih mengesampingkan gengsi dan ego masing-masing. Setiap ada masalah, kalian mau tidak mau harus menjadi pendegar yang baik agar bisa melihat masalah dari sudut pandang masing-masing. Dengan begitu, kalian bisa memahami satu sama lain dan lebih mudah mencari solusi dalam permasalahan tersebut.

Meningkatkan Kepercayaan Dalam Hubungan

Sisi baik lainnya dari konflik adalah dapat meningkatkan rasa kepercayaan satu sama lain. Tapi ini hanya berlaku untuk konflik yang tidak melewati batas.

Pertengkaran di antara kalian berdua, membuat kalian lebih mudah mengutarakan perasaan yang selama ini di pendam. Dengan ini, kalian bisa meningkatkan kepercayaan dalam hubungan. Sebab, kalian bisa lebih bebas mengungkapkan perasaan dan pendapat tana harus khawatir.

Itulah alasan mengapa konflik tidak selamanya buruk dalam hubungan. Meski lebih dominan negatif, hubungan yang tidak di warnai dengan konflik akan terasa biasa-biasa saja dan kurang menarik.

Tips Atasi Tuduhan Berselingkuh Dari Pasangan

Perselingkuhan merupakan hal yang paling di takuti dan di hindari dalam membangun suatu hubungan. Mungkin di dunia ini tidak akan ada orang yang mau di selingkuhi oleh pasanganya, karena itu adalah bentuk dari sebuah pengkhianatan.

Meski sudah melakukan semua hal sebaik mungkin untuk menghindari perselingkuhan, terkadang ada saja momen-momen di mana pasangan menuduh kita berselingkuh. Tuduhan yang di tujukan padahal belum tentu benar, salah paham seperti inilah yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.

Bila kamu berada di posisi sebagai tertuduh, beberapa tips di bawah ini bisa kamu coba untuk menhadapinya.

Tetap Tenang Dan Tidak Terbawa Emosi

Tidak nyaman dan kesal pasti di rasakan siapa saja yang di tuduh berselingkuh. Hal ini terjadi karena sebenarnya kamu tidak melakukan hal yang di tuduhkan ke kamu.

Meskipun kesal, usahakan untuk tetap tenang dan tidak emosian. Saat kamu panik dan menentang hal tersebut dengan emosi, ia malah akan semakin yakin bahwa kamu melakukan hal tersebut.

Mendengarkan Alasannya Dengan Seksama

Ketika pasangan menuduh kita berselingkuh dengan tiba-tiba, kita bisa mendengarkan apa yang ingin pasangan kita katakan. Itu juga termasuk alasannya menuduh kita melakuakn perselingkuhan.

Dengan begitu, kita bisa lebih memahami dari mana awal mula kesalah paham itu muncul. Jangan coba potong omongan pasangan kita saat ia masih terbakar emosi, sebab itu hanya akan memperkeruh keadaan.

Bicarakan Dengan Pasangan Saat Suasana Sudah Lebih Kondusif

Kamu sebagai tertuduh pasti mempunyai pembelaan yang ingin di sampaikan kepada pasangan. Tapi, saat pasanganmu masih tersulut emosi, pembelaan seperti apa pun yang kamu sampaikan tidak akan berpengaruh padanya.

Coba tunggu sampai pasanganmu sudah mulai tenang dan suasananya mulai kondusif. Dengan begitu, kamu dan pasanganmu dapat memahami satu sama lain ketika berbicara empat mata.

Sikap bijak yang kamu tunjukan saat mengalami kesalapahaman dalam konteks perselingkuhan, kamu lebih bisa menjaga sikap untuk tetap tenang dan tidak mudah terbakar emosi. Tapi, kalau sudah keterlaluan sebaiknya kamu tindak tegas saja ya.